Artikel 13 Mei 2026, 02.17

Perbedaan Software Per Device vs Per User, Mana yang Lebih Hemat Biaya?

Perbedaan Software Per Device vs Per User, Mana yang Lebih Hemat Biaya?

Salah Pilih Model Lisensi Bisa Membuat Budget Software Membengkak

  • Lisensi per device cocok untuk komputer bersama atau penggunaan tetap di kantor.

  • Lisensi per user lebih fleksibel untuk kerja hybrid, remote, dan multi-device.

  • Banyak perusahaan membayar lisensi berlebih karena salah menghitung kebutuhan user aktif.

  • Model lisensi memengaruhi biaya, keamanan, fleksibilitas, dan kemudahan management.

  • Karena itu perusahaan perlu beli software original agar skema lisensi jelas dan legal.

Apa Bedanya Per Device dan Per User?

Saat perusahaan mulai membeli software resmi, salah satu hal yang sering membingungkan adalah model lisensi. Banyak vendor menawarkan skema berbeda seperti:

  • Per device

  • Per user

  • Per seat

  • Concurrent user

  • Subscription shared access

Masalahnya, kalau salah pilih model lisensi, biaya software bisa jauh lebih mahal dibanding kebutuhan sebenarnya.

1. Lisensi Per Device

Model ini menghitung lisensi berdasarkan jumlah perangkat yang dipasang software.

Contohnya:

  • 1 laptop = 1 lisensi

  • 10 PC kantor = 10 lisensi

Artinya siapa pun yang memakai device tersebut tetap menggunakan lisensi yang sama.

Model ini biasanya cocok untuk:

  • Komputer kasir

  • PC operasional gudang

  • Desktop kantor shift

  • Komputer lab atau training room

Keuntungan utama:

  • Biaya lebih stabil

  • Mudah dihitung

  • Cocok untuk perangkat tetap

Namun kekurangannya, lisensi tidak fleksibel. Jika user memakai banyak device, perusahaan harus membeli lisensi tambahan.

Karena itu sebelum beli software original, perusahaan perlu menghitung jumlah perangkat aktif sebenarnya.

2. Lisensi Per User

Model ini menghitung berdasarkan akun pengguna, bukan perangkat.

Artinya:

  • 1 user bisa login di beberapa device

  • Laptop, tablet, dan smartphone tetap dihitung 1 user

Ini sangat cocok untuk:

  • Tim sales mobile

  • Hybrid working

  • Remote team

  • Management level

  • Karyawan yang sering berpindah device

Software modern seperti Microsoft 365, Google Workspace, atau banyak SaaS enterprise lebih sering menggunakan model per user.

Kelebihannya:

  • Lebih fleksibel

  • Cocok untuk cloud working

  • User experience lebih nyaman

Tetapi kalau perusahaan memiliki banyak user pasif atau akun tidak aktif, biaya langganan bisa membengkak. Maka audit akun rutin sangat penting.

Karena itu saat beli software original, perusahaan sebaiknya tidak hanya melihat harga per lisensi, tetapi juga pola kerja tim.

Mana yang Lebih Hemat?

Jawabannya tergantung model operasional bisnis.

Per Device lebih hemat jika:

  • Device dipakai bergantian

  • User bekerja di lokasi tetap

  • Tidak banyak mobile worker

  • Operasional berbasis workstation

Per User lebih hemat jika:

  • User memakai banyak device

  • Banyak kerja remote atau hybrid

  • Sistem berbasis cloud

  • Mobilitas tinggi

Contoh sederhana:

Jika ada 20 karyawan dengan:

  • 20 laptop

  • 20 smartphone kerja

  • 10 tablet

Model per device bisa membutuhkan 50 lisensi. Sedangkan per user mungkin cukup 20 lisensi.

Tetapi di sisi lain, jika 3 shift memakai 1 komputer gudang yang sama, model per device justru lebih murah dibanding per user.

Karena itu perusahaan harus benar-benar menghitung kebutuhan sebelum beli software original.

Kesalahan yang Paling Sering Terjadi

Banyak perusahaan:

  • Membeli lisensi terlalu banyak

  • Tidak pernah audit user aktif

  • Membiarkan akun ex-karyawan tetap aktif

  • Salah memilih model subscription

  • Tidak memahami aturan vendor

Akibatnya biaya software naik setiap tahun tanpa disadari.

Padahal dengan strategi lisensi yang tepat, perusahaan bisa menghemat 15–40% biaya software tahunan.

Checklist Sebelum Membeli Lisensi Software

  • Hitung jumlah user aktif sebenarnya.

  • Cek apakah user memakai lebih dari 1 device.

  • Audit akun tidak aktif setiap 3 bulan.

  • Pahami model lisensi vendor sebelum membeli.

  • Pilih model sesuai workflow operasional.

  • Gunakan software legal dan resmi.

  • Pastikan perusahaan hanya beli software original.

  • Evaluasi kebutuhan hybrid atau remote working.

  • Hindari membeli lisensi “cadangan” berlebihan.

  • Konsultasikan kebutuhan lisensi sebelum scaling user.

FAQ

1. Apa itu lisensi per device?
Lisensi yang dihitung berdasarkan jumlah perangkat yang dipasang software.

2. Apa itu lisensi per user?
Lisensi berdasarkan akun pengguna, meskipun user memakai beberapa device.

3. Mana yang lebih murah?
Tergantung pola kerja perusahaan dan jumlah device yang digunakan.

4. Kenapa perusahaan sering overbudget lisensi?
Karena tidak audit user aktif dan salah memilih model lisensi.

5. Apakah software cloud biasanya per user?
Ya, sebagian besar SaaS modern menggunakan model per user.

6. Kapan model per device lebih cocok?
Saat device digunakan bergantian oleh banyak operator.

7. Kenapa harus beli software original?
Karena lisensi resmi lebih aman, legal, dan mudah dikelola saat audit.

8. Apakah lisensi bisa dipindahkan ke device lain?
Tergantung aturan vendor dan jenis lisensi yang dibeli.

Pada akhirnya, memilih model lisensi software bukan hanya soal harga termurah, tetapi soal efisiensi jangka panjang. Perusahaan yang memahami pola kerja tim biasanya bisa menghemat biaya software secara signifikan. Karena itu sebelum scaling sistem, pastikan perusahaan memahami kebutuhan user, jumlah device, dan workflow operasional. Lalu pastikan seluruh sistem menggunakan lisensi resmi denganbeli software original. Dengan perencanaan yang tepat, keputusanbeli software original justru membantu perusahaan mengontrol biaya sekaligus meningkatkan fleksibilitas operasional.

Dapatkan Konsultasi Gratis

Diskusikan sekarang juga kebutuhan IT perusahaan Anda dengan customer support kami di

+62 822 9998 8870
customer-support

PT Gema Teknologi Cahaya Gemilang

Podomoro City Ruko GSA 8DH, Jl. Letjen S. Parman, RT.15/RW.5, Tj. Duren Selatan,Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11470

WA
WhatsApp Kami